9sQuare follow me ^^

Rabu, 19 Oktober 2011

Vierra - Hidup Matiku


aku tak bisa hidup tanpa handphone
dan dirimu, dan dirimu
aku tak bisa hidup tanpa twitter
dan dirimu, dan dirimu

reff:
kau hidup dan matiku (ya ya ya)
kau hidup dan matiku (ya ya ya)
kau separuh nafasku (ya ya ya)
kau belahan jiwaku (ya ya ya)

aku tak bisa hidup tanpa handphone
hidup tanpa twitter dan dirimu

repeat reff

tahukah kamu aku bermimpi
bermimpi tentang kamu
mungkin karena aku terlalu
terlalu kangen kamu

repeat reff

Sabtu, 02 Juli 2011

Vierra - Kesepian

dimana kamu dimana, di sini, bukan
kemana kamu kemana, ke sini, bukan
katanya pergi sebentar, ternyata lama
tahukah aku sendiri menunggu kamu

reff:
jangan pergi - pergi lagi
aku tak mau sendiri
temani aku tuk sebentar saja
agar aku tak kesepian

katanya pergi sebentar, ternyata lama
tahukah aku sendiri menunggu kamu

reff2:
jangan janji-janji terus
aku tak mau kau bohong
temani aku tuk sebentar saja
agar aku tak kesepian

repeat reff

Kamis, 19 Mei 2011

Hacker Intai Pengguna Android

PENGGUNA Android siap-siap suatu saat datanya dicuri hacker. Sebab hacker sudah mengetahui celah mana saja yang dianggap lemah pada Android.

Beberapa celah yang bisa disusupi hacker adalah Google Calendar, Contact, dan aplikasi Picasa.

''Misalnya hacker memiliki akses penuh ke Calendar, maka mereka bisa leluasa mengambil informasi pada kontak, atau album website pribadi pengguna Google,'' demikian tulis para peneliti aplikasi dari Universitas Ulm, Jerman.

Disebutkan lagi, bahwa hacker dapat melihat, memodifikasi, atau mengapus kontak, jadwal kalender, dan gambar pribadi. ''Hal ini tidak terbatas pada item yang sedang disinkronkan. Namun bisa saling memengaruhi semua item milik pengguna.''

Perlu diwaspadai di Android terdapat Authenctication Tokens, yang berisi data. Biasanya Authenctication Tokens ini dikirim ke ponsel pintar sebagai file terenkripsi. Namun dari penelitian para pakar komputer, handset Android sampai versi 2.3.3 menerima teks file biasa yang dapat dibaca siapapun. Padahal saat ini 99,7% handset Android masih menjalankan versi 2.3.3.

Nah Authenctication Tokens ini biasanya dibuka pengguna lewat log ini ke layanan online melalui aplikasi. Di situlah para hacker mulai membaca data pengguna Android, karena handset milik Google ini bisa dibaca siapapun.

Para peneliti dari Universitas Ulm menyarankan para pengguna untuk menghindari jaringan online yang menggunakan WiFi tidak terenkripsi, sampai Google membuat versi 2.3.4, (telegraph/Nda/OL-07)